Bisingnya Kamar anaku

Nge band bersama anak2 menjadikan keakraban bapak & anak menjadi lebih kian dekat. tapi kalau sudah kamar anak dirubah menjadi studio band maka cerita nya lain lagi.  Soalnya kamar memang tidak di desain kedap suara dan getaran. Alhasil kuping jadi pekak dan istirahat siang menjadi terganggu. belum lagi nggak enak sama tetangga yang mungkin terganggu dengan suara drumb dan bass gitar. Menyetop bermain musik pun bukan pilihan bijak. Alhasil saya yang harus kerja keras untuk mencoba mengurangi bisingnya suara alat2 musik dengan menambah bahan2 peredam suara, baik di jendela, pintu serta dinding kamar.  Dengan mencari referensi akhirnya ruangan lumayan dapat mengurangi suara2 alat musik. kaca jendela pun tidak lagi bergetar akibat dentuman bass gitar dan bass drum.

Salah satu kesalahan saya pada saat membeli peralatan ampli gitar, bass adalah kekuatan daya Watt nya yang rata2 100 watt keatas. padahal untuk kamar ukuran 4 X 4, mungkin cukup yang 30 – 50 Watt saja.

Well, Soalnya bapaknya juga suka juga sih main musik kalau lagi ingin bernyanyi. soalnya karaoke kurang begitu di sukai.

Bisingnya kamar anaku kalau group band nya lagi latihan kini lumayan bisa di redam dengan beberapa bahan akustik.  konsekwensinya kamar menjadi gelap kalau dimatikan lampunya karena semua jendela sudah ditutup dengan bahan akustik. termasuk melapisi pintu kamar dengan bahan kedap akustik. susahnya kalau manggil anak yang berada di dalam kamar, maka harus sedikit berteriak agar dapat di dengar…

Enjoy aja lah….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: