Pisau Dadang Caribou

pisau kukri

gagang pisau kukri (stag)

pisau kukri full pamor

pamor pisau kukri

pamor pisau kukri

pamor pisau kukri

pisau kukri dadang Karibou

ujung pisau kuri pamor

ujung mata pisau kukri pamor

Hasil karya Dadang Caribou

pedang pamor Dadang Caribou

Dadang Suhendar (Pisau Caribou Indonesia)

Bermula dari komentar seseorang tetang tulisan “Pisau ku” di blog ini, salah satu komentar pembaca blog saya memberikan informasi adanya seorang pembuat senjata tajam yang bernama Dadang Suhendar. Terus terang saya belum mengenal siapa itu Dadang Suhendar dan seperti apa kwalitas pisau2 yang di hasilkan. Selama ini saya lebih mengenal T. Kardin dengan produk pisau2nya yang halus buatannya dan berkwalitas premium.

Lama kelamaan Ada rasa penasaran terhadap nama Dadang Suhendar sang pembuat Pisau dari Bandung. Saat itu saya jadi teringat ketika suatu saat ke outlet Babe (Barang Bekas) di Bandung. Target ke Babe waktu itu tak lain ingin mencari pisau yang unik. Dari beberapa pisau yang ada di eltalase akhirnya saya memilih sebuah pisau yang sepertinya buatan tangan (hand made). Jenis pisau itu boleh dibilang golok mini dengan ornamen daun pada bilah pisau serta ada tulisan caribou. Pisau tsb. tergolong sangat sederhana bentuknya. Apakah pisau itu salah satu hasil karya nya Dadang Suhendar (Caribou). Saya masih belum tahu.

Berdasarkan komentar dari salah satu pembaca blog saya, Dadang Suhendar mempunya Account di Facebook. Hal ini menjadi kesempatan saya untuk mengetahui dan mengenal lebih jauh tentang Produk2 pisaunya. Singkatnya permintaan pertemanan diterima. Dan tentu saja saya segera melihat foto2 pisau yang ada di album fotonya. Dari beberapa foto pisau yg ada di album foto nya. Dari foto yang ada saya melihat hasil karya nya halus dan detail. Sepintas mirip2 saja kwalitasnya dengan produk T. Kardin. Tapi soal ketajaman saya belum membuktikan.

Akhirnya saya memilih sebilah pisau dan memesannya via SMS. Tak lama pesanan pisau pertama saya pun saya terima. Dari ornamen gambar pada bilah pisau tsb. saya yakin sekali bahwa pisau yang pernah saya beli di toko Babe Bandung adalah produknya Dadang Suhendar.

Terus terang saya langsung jatuh cinta sama pisau pesanan pertama saya. halus dan detail buatannya. Pisau tsb. bukan sekedar pisau hiasan belaka. Tapi berfungsi sebagai mana layaknya sebuah pisau. Namun bagi saya pisau itu sayang jika digunakan sebagai mana fungsinya. Pisau tsb. langsung saja saya pajang di dinding ruang tamu. Memang ruang keluarga / tamu banyak sekali saya pajang senjata tajam. Mulai dari tombak2 buatan sendiri, pedang samurai serta pisaunya T.Kardin. dan kini ditambah dengan koleksi terbaru buatan Kang Dadang Suhendar. Sebagian pisau yang ex buatan china yang tadinya saya ikut pajang, akhirnya saya tarik kembali dan masuk peti karena memang tidak sejajar lagi dengan kwalitas buatan anak Negeri.

Setelah pesanan pertama tiba, saya lebih sering lagi melihat2 foto pisau buatan Kang Dadang dari FB nya. Suatu saat saya kesengsem sama pisau Kukri pamor tandem yang indah dipandang mata. Jadilah pisau Kukri itu menjadi pesanan ke 2 saya.

Terus terang saya bukan saja penasaran dengan kwalitas pisau buatanya saja. Tapi juga penasaran dengan sosok Kang Dadang. Di FB tidak ada satu pun foto kang Dadang begitu juga di Blog nya. Hanya sesekali saya atau Kang Dadang yang menelpon.

Dari beberapa kontak SMS ataupun telp. Saya berpendapat Dadang Suhendar ingin memuaskan pelanggannya dengan menanyakan keinginan pemesan terhadap pisau pesanannya dan tidak sekedar langsung mengerjakan pesanan. Yang lebih saya interest lagi adlaah dalam beberapa hal malahan Dadang Suhendar memberikan pencerahan tentang sejarah pisau, bahan2 dasar pisau, cara pembuatan. Betul2 saya tambah penasaran saja dengan Dadang Suhendar. Apalagi tidak ada satu pun foto dirinya di almbum FB nya.

KESEMPATAN BERTEMU

Pasa suatu kesempatan dinas ke Bandung, saya berniat ingin bertemu dengan Dadang Suhendar. Tentu saja urusan dinas tetap saya nomer satukan. Syukur2 nanti kalau ada waktu luang dapat bertemu.

Hari ke 2 meeting hanya sampai jam 12 siang. Akhirnya saya merasa cukup punya waktu untuk menemuinya sekaligus di workshop nya. Hanya saja workshopnya tidak berada di Bandung tapi di Majalaya. Tepatnya di Jl. Cipaku Kampung Ebah, Sekitar 30 Km dari Bandung menurut SMS yg saya terima dari Dadang Suhendar.

Ada 2 moda transpotasi menujuj workshopnya Kang Dadang di Majalaya. Pertama naik mini Bus ELF dari terminal kebun kelapa atau naik Taxi. Pikir2 cari mudahnya saja akhirnya saya memutuskan menggunakan Taxi untuk ke Majalaya.

Perjalanan ke Majalaya ternyata memakan waktu lebih dari 1 Jam dengan menggunakan jalan tol Padalarang – Cileunyi. Keluar Tol Cileunyi,terus ke jl Cipancing dan masuk ke jalan Rancaekek – Majalaya.

Memasuk jalan Rancaekek – Majalaya. Jalan cukup sempit dan rusak. Padahal banyak sekali pabrik2 tektile di sepanjang kiri kanan jalan.

Kondisi dan suasana jalan di Rancaekek – Majalaya benar2 jauh dari dugaan dan bayangan saya. Tambah jauh berjalan saya bertambah ragu apa benar itu jalan menuju Majalaya. karena hampir sebagian besar jalan rayanya hancur. kata supir taxi hancurnya jalan tsb. karena banjir.

Akhirnya tanda2 keramaian kota sudah mulai tampak. Memasuki kota Majalaya suasana keramaian seperti tahun 70 an saja. Sepertinya kota ini tidak tersentuh kemajuan jaman. Pedagang kaki lima hampir menutupi jalan utama. Sungguh diluar dugaan saya masih ada suasana seperti itu di Jawa.

Sebelum sampai di alamat yang dimaksud saya sempat beberapa kali telp ke Dadang Suhendar untuk memastikan saja bahwa rute taxi yang saya tumpangi itu sudah benar.

Akhirnya taxi berhenti di depan sebuah BPR sesuai petunjuk SMS dari Dadang Suhendar. Belum sempat saya turun sempurna dari Taxi, seorang menghampiri saya dan langsung menyebut nama saya “Pak Alit ya?.” Ya.. jawab saya singkat. Akhirnya pemuda itu memandu Taxi yang saya tumpangi untuk memarkir di sebuah tempat. Saat itu terus terang bertanya2 dalam hati , itukah yang bernama Dadang Suhendar..?. di lenganya tampak sekilas ada tato. Rambutnya ikal dan masih muda usianya.

Saya diantar masuk ke sebuah dalam rumah yang sangat sederhana. Sebelum meninggalkan Taxi

akhirnya memutuskan untuk meminta supir Taxi tsb. menunggu saja. Soalnya saya nggak mau ambil resiko apakah saya bisa pulang kembali ke Bandung tanpa Taxi dengan menumpang mini bus ELF.

Setelah dipersilahkan duduk di sebuah ruang sederhana. Ada meja kerja dan 2 buah kursi/ di samping meja kerja ada sebuah dipan/meja yang diatasnya terlihat banyak sekali pisau2 dan sarung pisau di susun dengan rapih. Tentu saja mata saya terus terfokus pada pisau2 yang tesusun itu. Tidak lama munculah seorang dari kamar. Beliau langsung saja memeluk saya bak kawan lama. Sungguh surprise pelukan tsb. ternyata beliau adalah Dadang Suhendar yang selama ini hanya saya dengan dari suaranya saja.

Berperawakan kecil, tapi cukup tajam sorot matanya. Penampilanya cukup sederhana, ramah. Seperti halnya seorang sahabat yang sudah lama tidak bertemu. Kami langsung saja mengobrol dengan akrab. Saya sempat menanyakan awal mulanya Kang Dadang menekuni dunia perpisauan. Menurut Kang Dadang, sudah lama sekali dia menekuni bidang itu. Kang Dadang pun pernah berguru tentang pisau. Juga pernah ikut pameran bahkan. Salah satu guru nya ternyata adalah Orang Jerman. Terutama untuk ilmu metalurgi nya. selain berguru tentang pamor, ternyata Kang Dadang juga sempat belajar mengukir dari seorang yang dianggap ahlinya.

Yang membuat saya kagum, ternyata Kang Dadang juga terus belajar sendiri dari beberapa literatur tentang unsur logam2 dan tentu experimen2 mencampur bahan2 metal. Ngobrol sama Kang Dadang sangat mengasyikan. Beliau terbuka kepada saya walau sebenarnya juga beliau tidak sepenuhnya tau tentang diri saya.

Dari percakapan tsb. sementara saya menarik kesimpulan, beliau itu ramah, terbuka dan mau memberikan pencerahan tentang seluk beluk pisau. Kang Dadang pun mempersilahkan saya untuk melihat peralatan kerja yang ada disamping ruang dimana kami mengobrol. Di ruang itu terdapat bor duduk, mesin bubut mini, grinda asah pisau. Bahkan beberapa tools yang dipakai adalah buatanya sendiri. Serta tungku pembakaran yang berada di sisi ruang terbuka. Sungguh sebuah workshop yang cukup sederhana bila dibandingkan dengan hasil buatan nya.

Beberapa kerabat Kang Dadang tampak sedang asyik mengerjakan bagian2 pisau. Sayangnya hari itu tidak ada aktivitas penempaan pisau. Padahal saya kepingin sekali melihat bagaimana menempa besi pijar ber ulang2 raqtusan kali, hingga menghasilkan sebilah pisau berkwalitas.

Terus terang workshopnya jauh dari dugaan saya. Beda dengan workshopnya T.Kardin yang saya lihat dari foto di Web nya. Yang pasti nggak ada yang mengira bahwa di rumah tsb. ada workshop pembuat pisau2 berkualitas.

Saya sendiri tidak tahu kalau beberapa pekerja / kerabat dari Kang Dadang ternyata sudah mengenal nama saya. Jujur saya cukup tersanjung dengan kondisi tsb. Kalau saja saya nggak ingat lamanya perjalanan pergi dari Bandung ke Majalaya, mungkin saya masih ingin berlama2 mengobrol dengan Kang Dadang.

Jujur saja, tulisan ini bukan untuk mempromosikan “Kang Dadang Karibou” tapi ini sekedar ungkapan perasaan saya saja. Tapi kalau untuk mempromosikan produk anak negeri ya tentu saja saya setuju.

Jam tangan menujukan pukul 16:00. Saya sudah menghitung kalau saja jalanan tidak macet dan tidak hujan, perkiraan akan sampai ke Bandung jam 18:00 sore hari.

Terus terang saya tidak tahu harus mengungkapkan seperti apa tetang Workshopnya Kang Dadang serta team yang bekerja. Pengalaman yang sarat tentang seni dan mau belajar dan memberikan ilmunya kepada sesama profesi, seperti dari perajin Kujang dari Ciwidew membuat saya appreciate terhadap sosok pribadi nya Kang Dadang.

Tentu saja saya sangat2 beruntung diberikan kesempatan oleh beliau untuk datang langsung ke Workshopnya. Bagi saya yang orang Kaltim, tidaklah mudah untuk dapat ke tempat workshopnya di bilangan Majalaya.

Bagi saya pertemuan adalah pertemuan penuh arti dan kenangan. Betapa tidak ketika di akhir perbincangan kang Dadang menghadiahkan saya sebilah pisau Skinner yang akan di kirim bersama dengan pesanan pisau Kukri saya. Tadi nya saya mau membeli saja pisau skinner tsb. namun saya urungkan karena takut melukai hati Kang Dadang yang sebetulnya Ihklas memberikan kepada saya.

Saya sempat me nimang2 pisau Kukri pesanan saya yang masih dalam tahap finishing. Sangat indah. Ingin rasanya langsung mau saya bawa pulang.

Ada beberapa kekecewaan saya terhadap kesempatan tsb. kenapa saya tidak membawa kamera digital. Atau video camera. Paling tidak saya bisa meliput workshopnya Kang Dadang dan bisa saya kirimkan ke TV lokal di Kota saya, seperti mana biasa nya saya lakukan kalau sedang jalan ke Hutan ataupun menyusuri bukit dan gua2 di Kaltim. Ah seandainya saja….

Saya sendiri belum sempat bertanya apakah Kang Dadang pernah mengajukan kredit ke Bank Pemerintah untuk meningkatkan produksi. Paling tidak untuk modal kerja.

Terima kasih Kang Dadang Karibou, telam menerima kedatangan saya dengan keramah tamahan nya. Juga buat rekan2 kerja di workshopnya. Terima kasih juga buat bagi2 ilmu nya. Bagi saya ilmu yang diberikan Kang dadang telah memperkaya wawasan saya akan per pisauan.

Semoga saja saya diberikan kesempatan lain waktu untuk lebih banyak waktu ngobrol sama Kang Dadang dan tentu saja akan saya liput untuk konsumsi TV Bontang..

Alit S

Bontang, Juni 2010

About these ads

43 Tanggapan to “Pisau Dadang Caribou”

  1. DEDDY HARTONO Berkata

    selamat pagi pak Alit S, saya Deddy Hartono penggemar pisau ( baru mulai ). saya tertarik sekali membaca ulasan bapak di internet mengenai kang Dadang Suhendar caribou.
    boleh kah saya mendapatka no telp beliau, agar saya dapat melakukan komunikasi dgn beliau ?. sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih pd bapak.

  2. DEDDY HARTONO Berkata

    TERIMA KASIH BANYAK INFORMASINYA PAK ALIT.
    SAYA MENYENANGI PISAU KUKKRI & BOWIE DGN BAHAN ATS 34.
    BAGAIMANA DENGAN BAPAK.
    OH YA PAK, BAHAN APA YG TERBAIK UNTUK MEMBUAT GOLOK DGN PANJANG BLADE 32 CM ?.
    SEBAB SAYA SUDAH COBA PER DITEMPA, BESI SLAP.
    TAPI KADANG KEKERASANNYA MERAGUKAN.
    DIMANA SAYA BISA MENDAPATKAN TANDUK KEBO BULE UNTUK GAGANG GOLOK ?
    TRIMS
    SALAM PERSAHABATAN

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Deddy, Salam Persahabatan juga.
      Kalau saya ditanya soal seluk beluk membuat golok termasuk bahan2 metal dan cara nya, saya bukanlah orang yang tepat untuk di tanyakan. saya hanya penggemar pisau yang tahu sedikit tentang hal tsb. Bila saja mas Deddy dapat bertemu langsung dengan Kang Dadang Suhendar dan mengobrol soal perpisauan dengan segala macam pernik2 bahan dan cara, maka saya jamin Mas Deddy akan puas mengobrol dengan Kang Dadang Suhendar. Bahan ATS 34 seperti yang di tulis di Web nya T.Kardin pisau Indonesia adalah salah satu bahan standard metal untuk pembuatan pisau. hanya saja masih banyak hal2 lain yang haru dikuasai untuk membuat / menjadi sebuah pisau yang berkwalitas. seperti misal berapa suhu panas yg ideal di tungku pada saat pembakaran, begitu juga untuk hardening, cairan apa yg sesuai air, oli, air es. Oli pun konon juga oli khusus. bukan sembarang oli. bagaimana cara tempa nya, finishing nya. kira2 begitulah.
      Saya bukan mau promosikan soal Kang Dadang Suhendar (Caribou). bahwa seorang Dadang Suhendar pun kadang mengalami kegagalan dalam membuat pisau / pedang. dan itu pun diberitahukan juga ke customer nya. jadi seorang customer juga harus mengerti dan bersabar bila memesan pisau yg berkwalitas
      Soal tanduk kebo bule, waduh dimana ya?. setahu saya binatang kerbau termasuk yang bule banyak di pelihara di Minahasa / tana toraja Sulawesi. hal itu berkaitan dengan adat istiadat yang terus dipertahankan dalam acara upacara kematian/ penguburan jenzah. mirip2 ngaben di Bali. Kebo Bule juga mempunyai harga jual yang sangat tinggi untuk acara adat tsb. tapi trus terang saya tidak tahu dimana mendapatkan nya.
      Salam

  3. IDGWarmadewa Berkata

    Salam Mas…
    Mohon ulasan karya Kang Dadang dan T Kardin secara fungsional dari pengalaman sendiri dong.
    Karena buat saya pribadi (pribadi nih) fungsi adalah yang utama.
    tanks
    (nb: Lewat email ya…)

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Warmadewa, sesuai permintaan, apa yg saya tahu ulasan fungsi masing2 sudah saya kirim via email. mohon maaf kalau kurang pas dan kurang berkenan. maklum saya juga bukan yg tau banyak tentang perpisauan. Salam

  4. Ass,,pa kbr pak..? sht2 ajakan..? pak saya butuh alamatnya dadang caribou, kira2 ada ngak..? trim’s, wassalam.

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Soelarso, ini alamat kang Dadang Suhendar
      Dadang Suhendar
      Komp. GBA II no 6
      Bojong Soang Bandung Jabar
      HP: 081320122166
      08164873318

  5. IDGWarmadewa Berkata

    Tanks emailnya mas….
    Salam

  6. Saya juga mempunyai pisau Caribou (Survival Knife). Setelah mencoba hingga satu tahun lebih, akhirnya saya ingin membuat yang baru lagi. Pisau Caribou memang benar-benar saya gunakan sebagaimana fungsinya. Apabila sudah tidak dapat saya pakai, baru akan saya jadikan pajangan. hehe ……….

    Terimakasih, Pak Alit atas ulasannya. Ini juga nyasar ke sini gara-gara mau nyari webnya Caribou melalui mbah Google. ;)

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Sama2 pak. Memang benar adanya. bahwa produknya kang Dadang itu benar2 berfungsi sebagai sebuah pisau.

  7. fujie wihartono Berkata

    ass.. pak alit saya minta alamat kang dadang suhendar di majalaya, soal nya rumah saya dekat daerah majalaya, tapi saya baru mengetahui dari blog pak alit bahwa ada pengrajin pisau berkualitas tinggi di daerah saya…
    saya kagum dengan beliau,,…
    sebelumnya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih pak…

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Salam kenal jug Mas Wihartono.
      saya mohon maaf nih, kalau catatan alamat lengkapnya Kang Dadang di Majalaya hilang. seingat saya ancer2nya dekat dengan Rumah sakit. Seingat saya pertengahan tahun lalu Kang dadang memindahkan workshopnya ke daerah Buah Batu Bandung. tapi saya juga tidak punya juga alamat lengkapnya di buah Batu Bandung.
      silahkan saja langsung kontak ke Beliau. ini no HP yg bisa di hubungi: Dadang Suhendar 081320122166.
      Mudah2an Kang Dadang masih sering pergi pulang ke Majalaya.

      Salam

  8. Salam Kenal, sy jug punya 2 koleksi pisau dari Caribaou, apa yang bapak ceritakan benar adanya, Caribow Produk berkwalitas terbaik dengan cita rasa seni tinggi yang dibuat oleh seorang yg mengerti betul produk yg dibuatnya (setahu sy kang dadang jg adalah seorang pemburu), koleksi pertama sy pisau jenis bowi dg bahan ats34, tajamnya mantap dan awet (sering digunakan potong sapi dan kambing kalo idul adha), yg ke dua adalah jenis skinner, buat teman-teman pecinta outdoor atau hunting sy sarankan pake produk Caribow pasti tidak mengecewakan, anda bisa jg datang dan berkonsultasi dg kang dadang tentang kebutuhan dan kecocokan pisau yg dimaksud, Salam

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Terima kasih Mas Iwan. salam kenal juga.
      Saya pernah ke Workshopnya Kang dadang di Majalaya sebelum akhirnya pindah ke Buah Batu Bandung sekitar tahun lalu. Ya yang saya tahu dari FB nya Kang Dadang juga suka berburu. saya sendiri mengkoleksi 3 pisau hasil karya Dadang Caribou. selain itu juga ada Katana Sword hamon (damascus). dan yg sedang dalam finishing adalah katana sword dengan bahan D2. waktu di Majalaya saya di hadiahkan sebuah pisau Skinner indah.

      Salam

      • salam kenal Mas Alit, perkenalkan saya Ananta, saya juga pengkoleksi pisau dan sejenisnya, kalo boleh saya ingin tau tentang kang dadang, alamat beliau, no. contact, dan fbnya…berhubung saya sedang merantau di bumi parhyangan saya jg ingin tau tentang produk daerah ini,,,
        kalo boleh tau jg, fbnya mas alit?? fb saya : http://www.facebook.com/koentjoenk
        terima kasih…
        salam kenal…

      • suyanto hadimihardjo Berkata

        Salam kenal juga Mas Ananta.
        Soal kang Dadang Suhendar (Caribou), beliau juga punya blog sendiri tapi saya lupa nama nya. Alamat di Buah Batu Bandung saya tidak tahu karena belum pernah ke sana. selama ini saya hanya berhubungan via telp dan SMS. kalau nggak salah Fb nya kang Dadang adalah Dadang suhendar. no hp nya 08130122166 atau no telp rumah 022 91313660. mudah2an belum ganti nomer.
        Wah enak lah kalau bisa ngobrol sama beliau. ramah, rendah diri tapi ilmunya selangit…

        Salam

  9. salam kenal mas,
    saya agung. baru mulai tertark dengan seni per-pisauan. saya mencoba melihat “etalase” kang dadang melalui FB tp kok ga ktemu yah?
    mungkin bisa lebih spesifik lagi supaya saya bisa lbh mdh mudah mlihat etalase beliau.
    thx b4..

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Salam kenal juga.
      Saya sendiri agak lama tidak ber FB, tapi coba cari dengan nama Dadang Suhendar, atau di juga punya blog. “http://caribouknifeindonesia.blogspot.com/p/caribou-knife-indonesia.html” silahkan di lihat2 mas.

      Salam

  10. salam kenal pak alit
    kebetulan saya juga pengemar alat bantu yg dari jaman purba sampai sekarang masih digunakan yg sekarang dikasi nama pisau
    kalau boleh berbagi informasi bahwa teman2 penggemar pisau bisa bergabung dengan komunitas pecinta pisau, atau bahasa kerennya “Indonesian Blades” di http://www.kaskus.us/forumdisplay.php?f=393
    sebaiknya registrasi dulu di http://www.kaskus.us. setelah itu masuk deh ke forum hoby > pisau.
    disana banyak teman2 se-hoby berbagi informasi, tukar pikiran, bersilaturahmi, dan lain sebagainya. tidak hanya didunia maya tapip juga sering gathering, workshop atau sekedar kongkow

    terima kasih

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Salam kenal juga.
      Terima kasih atas informasinya. mudah2an saya bisa ikutan joint ke alamat tsb.

      Salam

  11. maaf pak alit
    info tambahan untuk FB nya Kang Dadang Karibou
    http://www.facebook.com/home.php#!/profile.php?id=100000933042194

  12. Salam kenal buat pa’alit n pencinta pisau lainnya
    Saya baru maw mulai koleksi pisau ni pa’.Pisau2 kang dadang memang bagus,,saya udah liat gambar2 nya..

  13. hidup buat pak dadang suhendar perkakasnya no 1

  14. Ass Wr Wb , Salam mas Alit , bagaimana perpisauannya sudah tambah lagi ? lama tidak ke Bandung lagi ? saya sering ke Bontang tapi gak sempet mampir kerumah mas Alit atau kalau mas Alit ke Bandung saya juga gak Sempet ketemu , saya sangat ingin lihat koleksinya ,
    Salam Knive lover

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Kang Dedin, Allaikum Salam Wr.WB.
      Allhamdulillah kabar baik. Iya nih kita belum pernah jumpa. Soal perpisauan juga sementara belum tambah lagi. maunya sih tambah. nanti mau lihat2 dulu deh produk2 nya Kang Dadang.
      kalau ada kesempatan ke Bandung memang sasaran saya ke tempatnya Kang Dadang atau ke Hegarmanah. sayang kesibukan kerja yg padat membuat saya nggak bisa keluar Bontang
      Salam

  15. bisa peasn gimana caranya..pak

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Didik, silahkan saja hubungi Kang Dadang Suhendar di no telp ini 08130122166 atau (022)91313660. workshop nya ada di Bandung daerah Buah batu. atau bisa di Web/blog nya Kang Dadang dengan caribouknifeindonesia.blogspot.com.

      Salam

  16. Kang Alit.

    eh bahasannya top banget..saya bukan penggemar pisau tp penggemar bela diri. Pas mau buat Golok sarannya Kardin atau Caribou.
    cari sana sini ketemu blognya kang Alit..Mantab pembahasannya.
    Lagi bingung ATS 34 atau D2 yah..?
    beuhh..
    kalao di webnya Kardin ATS 34 yang terbaik, tp D2 juga kuat juga…

    Dapat kirim ke saya informasi hasil uji antar pisau buatan anak bangsa ?

    nuhun yah..

    Beben

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Kang Beben, nuhun. saya hanya menulis apa yang bisa saya tulis.
      Kalau soal jenis bahan dasar pisau ATS34 dan D2, terus terang saya belum tahu untuk yang ATS32. yg saya punya selain D2 ada juga Pamor,Carbon steel dan C440.
      Kang Golok nya buat apa kang. Kalau untuk ketajamam menurut saya D2 sdh lebih dari cukup. Beberapa pedang Katana yg saya punya, semua saya ters dengan memotong selembar kertas HVS. dan semuanya cresss…. sekali potong saja.
      Produk T. Kardin, Dadang Caribou dan terakhir adalah Teddy K. semua mempunyai ciri masing2. Kalau menggunakan bahan yang sama, Insya Allah ketajamannya mirip2 saja.
      Produk T.Kardin mempunyai model2 standard sesuai yg di Web nya. tapi bisa pesan model khusus. saya pernah memesan khusus 3 mata tombak. bisa kontak diskusi sama Kang Momon, orang dekatnya T.Kardin
      Dadang Caribou lebih mengarah ke Boutique. artinya setiap pisau yang dihasilkan diusahakan tidak dibuat yang sama. Soal material gagang, bahan tergantung pemesan. kalau pesan model pamor yag harus sabar menunggu karena membutuhkan ketelitian dan keahlian campur bahan dan tempa serta panas pembakaran. kegagalan bisa saja terjadi walau sudah pengalaman.
      Produk Teddy K (Pandawa Knife) sudah cukup mumpuni untuk dijadikan salah satu koleksi pisau. saya punya golok produknya Teddy K dari bahan D2. seingat saya sdh saya release di blog saya juga. intinya dengan mengeluarkan power sedikit tapi hasil tebasan / potongan maximum.
      waduh kepanjangan nih.
      D2 tidak anti karat lho. jika tidak dipakai, sebaiknya dilapisi minyak. kalau minyak sayur/goreng masih ada mengandung air. bagusnya di coba dilapisi minyak mesin jahit.

      Salam

  17. pak kalau boleh tahu, apa di tempat bapak membuka lowongan pekerjaan? saya sudah berpengalaman membuat pisau.
    tolong beritahu saya lewat ponsel 081901950010. terima kasih

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Wah, saya ini bukan pembuat pisau. silahkan saja langsung tanya sama Dadang Caribou. kan no HP nya sdh saya tuliskan di blog

      Salam

  18. jadi oingin memiliki kukri jg pak, dimana sy bisa memesan ? tks

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Andre, silahkan saja hubungi Kang Dadang Suhendar di no telp ini 08130122166 atau (022)91313660. di facebook juga ada kang dadang Caribou dengan nama Dadang caribou.

      Salam

  19. salam…..
    maaf pak kalo mau pesan ke beliau gimana caranya?
    bahan untuk membuat pisau yang tajam gak mudah tumpul, awet sama tidak berkarat apa bahannya?
    terima kasih

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Wandi, kalau mau pesan ke beliau silahkan saja kontak ke alamat telp yang saya tulis sebelumnya di dalam kolom komentar2 ini. juga bisa ke account facebook nya beliau
      08130122166 atau (022)91313660. di facebook juga ada kang dadang Caribou dengan nama Dadang caribou.

      Saat ini yang paling banyak bahan yg cukup poluler digunakan untuk pisau adalah D2, tajam sekali tapi tidak bebas juga dari karat. ada jenis metal 440 C yg lebih tahan karat. tapi semua itu tergantung pisaunya mau di pakai untuk apa. kalau dipakai umum2 saja sih D2 cukup. kalau mau lihat spesifikasi bahan metal untuk pisau bisa di lihat di Web nya Pisau Indonesia T. Kardin. mungkin hanya itu yang bisa saya komentari

      salam

  20. maaf mas, kalau mau melihat2 proses pembuatan pisaunya kira2 saya harus ke majalaya atau buah batu ya? terima kasih.

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Aulia, sepertinya workshop di Majalaya sdh lama pindah ke Bandung. akan lebih baik kontak saja dulu ke Kang Dadang Suhendar kalau mau berkunjung. saya waktu ke Majalaya kebetulan sedang tidak ada kegiatan pembuatan pisau (bakar, tempa). juga demikian waktu ke Yogya ke Workshop nya empu pebuat keris Djiwo Diharjo (di ulas di beberapa website).
      coba juga kalau mau melihat pembuatan pisau di Bandung ke workshopnya T. Kardin Pisau Indonesia di daerah Hegarmanah. bisa kontak sama pak Momon atau bisa lihat di website nya T Kardin pisau Indonesia.

      Salam

  21. Mas Alit,
    makasih utk tulisannya. Sy jdi trtarik utk bikin custom knive ke pak Dadang. Sblumnya, awal thn 2000an sy prnah bikin custom ke Teddy Kardin. Tapi stlh liat di foto hasil karya pak Dadang yg cukup detail, jdi pengen punya.
    Sy sdh di add di account FB nya tpi permintaan utk mo buat custom knive sdh sbln ga ditanggapi.
    Klu mas Alit ga keberatan minta tolong di PM no contactnya pa Dadang.
    Makasih bnyak mas

    • suyanto hadimihardjo Berkata

      Mas Martin, terima kasih juga sudah merespons tulisan saya. wah perasaan saya nggak pernah nulis nama panggilan saya waktu kecil deh he he he
      Kang Dadang itu memang sepertinya sibuk juga. saya sendiri sdh lama nggak pesan dan sepertinya saya juga mengalami hal yang sama. saya maklum juga karena mungkin banyak pesanan juga, bukan hanya di Indonesia tapi juga dari Manca negara dan ada yg sempat menjuarai kompetisi pisau kustom di paman sam. nah coba saja call 081320122166 atau 08164873318. semoga membantu

      Salam

      • suyanto hadimihardjo Berkata

        wah ternyata saya yg salah soal nama kecil. saya sendiri yang menulis ya. maklum sdh cukup lama absen nulis buka2 di blog sendiri.

        Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: